Tuesday, October 16, 2007

INSPIRASI DARI ANGSA

Pengkhotbah 4:9-10

Ada sesuatu pemandangan indah yang hanya dinikmati oleh mereka yang tinggal di Negara 4 musim. Menjelang musim dingin mereka dapat melihat angsa terbang secara berombolan ke daerah yang lebih hangat. Angsa-angsa itu terbang dalam formasi V. Mengapa harus dalam formasi V? karena efisiensi seluruh grup akan naik sebesar 71% dibandingkan dengan terbang sendiri-sendiri. Prilaku angsa-angsa ini dapat memberi inspirasi kepada kita betapa pentingnya kerjasama tim di dalam mencapai tujuan bersama.
Angsa-angsa itu terbang bersama-sama bergerak menuju arah tertentu. Ketika salah satu angsa meninggalkan formasi, apa yang terjadi? Tekanan udara yang besar di luar formasi akan membuatnya sulit terbang sendirian. Akhirnya dia akan segera kembali ke kelompoknya dan terbang dengan aman. Inspirasi pertama, bersama-sama bergerak kearah tujuan yang sama akan membuat kita lebih mudah untuk mencapai tujuan. Bekerja dalam tim akan membuat kita efisien didalam menggunakan waktu dan energi. Kerjasama sangat meringankan beban dan lebih menyenangkan, karena setiap anggota dapat saling tolong menolong. Karena itu fokuskan diri untuk bergerak bersama tim menuju tujuan yang sudah ditetapkan.
Ketika pemimpin tim angsa itu kelelahan, apa yang terjadi? Dia berpindah ke ujung formasi V, sementara itu angsa lain akan mengambil alih tempatnya. Inspirasi kedua, kerjasama tim harus di dasari pada sikap saling hormat dan saling mempercayai di antara anggota. Berbagi tugas atau bersama-sama mengatasi masalah yang timbul akan meringankan. Bagaikan pepatah “ berat sama di pikul, ringan sama di jinjing.” Jika suatu masalah timbul, satukanlah kemampuan dan ide-ide yang baik untuk mengatasinya.
Angsa-angsa itu terbang dalam formasi V sambil berkotek. Hal ini di lakukan untuk memberi semangat terbang kepada pemimpin tim. Dan dengan cara itu mereka juga terbang dengan kecepatan yang sama. Inspirasi ketiga, bila anggota tim saling memotivasi dan menolong, maka mereka akan menghasilkan kualitas terbaik. Ketika pemimpin tim melihat hal ini, maka ia akan lebih memperhatikan kesejahtraan bawahannya. Perhatian dan kesejahtraan yang di dapat akan mengacu setiap anggota tim untuk maju dan bersaing secara sportif.
Ketika salah satu angsa sakit atau kelelahan, maka dia akan keluar dari formasi timnya lalu apa yang terjadi? Beberapa angsa akan ikut keluar dari formasi itu dan membentuk formasi baru untuk menolong dan mengawal sampai dia sehat. Setelah keadaannya membaik, maka mereka akan masuk kembali ke formasi awal. Inspirasi keempat, tinggallah berdampingan satu dangan yang lain, terutama pada waktu kesulitan besar. Jika kita bersatu dan saling peduli, maka tim kita pasti bisa mengatasi berbagai rintangan dan terbang lebih jauh lagi.

Doa
Aku sungguh bersyukur karena diberi kesempatan untuk belajar menjadi tim kerja yang solid di kantor, kampus atau pelayanan. Tuhan, bentuklah agar semakin hari timku semakin solid. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

CANTIK MENARIK


Amsal 31:10-31

Sangat mudah bagi teman-teman kita yang wanita jika ingin mempercantik dirinya, di zaman modern seperti sekarang ini apa yang tidak bisa kita capai. Nenek-nenek pun dapat memoles wajahnya menjadi seperti seorang gadis remaja.
Teman-teman, Amsal Salomo melukiskan wanita cantik adalah wanita yang cantik luar dalam dan alami. Ia seorang yang cantik dan menarik. Ia seorang istri yang istimewa bagi suaminya, juga istimewa bagi anak-anaknya. Mereka bersyukur mempunyai istri cantik dan ibu menarik seperti dilukiskan Amsal Salomo. Ia pandai mengatur rumah tangganya, berbudi, rajin bekerja menyediakan keperluan rumah tangganya, bahkan untuk keperluan anak-anak dan keluarganya ia mau bekerja dengan tangannya. Selain ia peka tehadap tuntutan keluarga, ia juga ringan tangan membantu sesamanya (ay. 20). Karena dia, suaminya dihargai orang, diakui tua-tua. Pakaianya adalah kekuatan dan kemulian. Memang wanita semacam inilah yang dikatakan cantik dan menarik. Apalagi bila berbicara, mulutnya mengeluarkan kalimat-kalimat lembut yang menyejukan hati dan menyegarkan jiwa serta bijaksana.
Jika teman-teman seorang wanita, jadilah wanita yang cantik dan menarik seperti yang dilukiskan Amsal Salomo ini. Dengan demikian saudara akan menjadi berkat baik yang membutuhkan penampilan yang dikerjakan dalam takut Tuhan Yesus. Sebab cantik luar adalah tipuan dan dapat menjatuhkan.

MENJADI DEWASA PERLU WAKTU

Filipi 1:6
Tidak ada jalan pintas untuk menjadi dewasa. Diperlukan waktu bertahun-tahun bagi manusia untuk bertumbuh menjadi dewasa, demikian juga dengan pertumbuhan karakter. Sebagaimana buah untuk menjadi matang dan siap dipanen membutuhkan waktu, demikian juga halnya dengan buah Roh. Manusia umumnya peduli terhadap seberapa cepat seorang bisa tumbuh, tetapi Allah peduli terhadap seberapa kuat ia akan bertumbuh. Mengapa yah kita perlu waktu lama untuk bertumbuh secara karakter dan kerohanian? Karnanya kita harus jujur mengakui bahwa kita adalah murid yang lamban. Lamban di dalam mengerti kehendak Tuhan, lamban di dalam melakukan kehendak Tuhan. Kita juga tidak cukup rendah hati untuk mangakui kekurangan dan kelemahan kita dan mengijinkan Tuhan membantu kita. Kebiasaan yang sudah lama terbentuk, juga memerlukan waktu yang lama untuk mengembangkannya kea rah yang benar.
Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk bekerja sama dengan Tuhan dalam proses pembentukan karakter kita. Semoga bermanfaat buat teman-teman semua:
Percaya bahwa Tuhan bekerja di dalam hidup kita bahkan ketika kita tidak merasakannya pertumbuhan rohani memerlukan keuletan. Kadang kala kita merasa cepat sekali bertumbuh dalam satu bidang, misalnya memberi; tetapi kita sulit bertumbuh untuk bidang yang lain, misalnya mengampuni, percayalah, bahwa Tuhan terus membantu kita dengan memberikan dorongan, karena itu kita harus mengusahakannya.
Bidang kerohanian apakah yang anda rasa lambat sekali pertumbunnya di dalam diri anda?

Bersabarlah terhadap Tuhan dan diri sendiri
Tuhan selalu mengutamakan mutu dan bukan kecepatan. Seringkali kita menjadi frustasi karena kita ingin cepat: cepat dewasa, cepat dijawab doanya, cepat kaya, cepat mengerti dll. Tetapi cara dan jadwal Tuhan seringkali berbeda dengan cara dan jadwal kita. Nuh butuh waktu 120 tahun untuk membuat kapal, musa butuh 40 tahun untuk sampai ke Kanaan. Tuhan tidak mengenal cara instant!

3. Jangan mudah putus asa
Kita perlu memahami, ditunda Tuhan bukan berarti di tolak Tuhan. Ketika Habakuk menjadi depresi karena dia mengira Tuhan tidak segera bertindak, Tuhan berkata, “sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia segera menuju kesudahan dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.” (Hab 2:3). Nantikanlah waktunya Tuhan, dan jangan cepat putus asa. Tuhan belum selesai membentuk anda, jangan berhenti, tetaplah maju kedepan!

JANGAN MAU LAGI

Galatia 5:1-15
Teman-teman tahu nggak bahwa sejak kita lahir, kita sudah mengenal dengan namanya si baik dan si jahat. Mungkin teman-teman nggak setuju. Tetapi setuju atau tidak, begitulah kenyataannya. Buktinya? Kita tidak pernah di ajari berbohong bukan, tetapi kita begitu lancar melakukannya. Sedangkan untuk berbuat baik, kita di ajari, dilatih, dibina bahkan dipaksa tapi hasilnya…. Sampai sekarangpun kita tentu tidak berani berkata: sudah lulus. Ayo siapa yang berani bilang kalo dia sudah lulus.??? Ternyata dunia ini menjadikan kita penurut-penurut iblis.
Namun ketika kita menerima Tuhan Yesus dalam hati, kita di merdekakan dan dibebaskan dari ikatan iblis. Firman Tuhan menyatakan bahwa kita dapat memiliki kemerdekaan sejati, kalau Kristus memerdekakan kita. Dalam kemerdekaan itu, kita bebas untuk melakukan apa saja. Tetapi kemerdekaan itu bukan hidup dalam dosa tetapi dalam kasih. Adakah hal yang bodoh bila kita sudah di bebaskan dari dosa namun dengan kebebasan itu kita, kita kembali lagi kepada dosa, dosa yang sama pula.? Sama hal seperti seekor kerbau yang senang main di kubangan lumpur dan setelah dimandikan oleh tuannya sampai bersih dan wangi begitu dilepas kembali maka kerbau itu akan kembali lagi kekubangannya. Itulah sebabnya rasul paulus mengatakan “Jangan mau lagi”. Iblis tentu saja akan merasa dirugikan karena kita bukan lagi anggotanya. Karena itu ia akan berusaha agar dalam kebebasan itu, kita mau lagi diatur dan dikendalikan oleh dia. Firman Tuhan memperingatkan kita: “Jangan mau lagi”. Kita harus membenci dosa dan dengan tegas berpihak kepada Allah.


Seperti halnya seorang anak yang terbakar karena bermain api, ia pasti tidak mau lagi bermain-main dengan api. Begitulah hendaknya kita juga peka terhadap dosa dan tidak mau lagi mendekati apalagi bergaul dengannya. Kita di merdekakan untuk bisa mengasihi dengan tulus bukan dengan berpura-pura; berbuat baik dengan tulus bukan karena ada udang dibalik batu.